Eks 212 Dukung Jokowi, PA 212: Mereka Keluar Garis Komando HRS

Posted on


Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Ma’arif menanggapi tindakan relawan Eks 212 Kawal Kiai Ma’ruf Amin yang mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf dalam pemilihan presiden 2019.

Slamet menilai tindakan tersebut adalah sesuatu yang biasa. Meski demikian, ia menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa relawan Eks 212 Kawal Kiai Ma’ruf Amin telah keluar dari komando eks pimpinan Aksi 212, Rizieq Shihab. Sebab, Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam pilpres 2019.

“Biasalah. Mereka berarti sudah keluar dari garis komando HRS (Habib Rizieq Shihab),” ujar Slamet saat dihubungi Tempo pada Kamis, 11 Oktober 2018.

Dukungan relawan Eks 212 Kawal Kiai Ma’ruf Amin yang diwakili tujuh orang kiai ini dideklarasikan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta pada Kamis, 11 Oktober 2018.

Dalam salah satu poin dukungan, kelompok relawan tersebut meminta agar Rizieq Shihab dipulangkan. “Kami Eks 212 memperjuangkan untuk mengembalikan atau memulangkan kembali Habib Rizieq Shihab ke Indonesia tanpa halangan yang berarti,” ujar Ketua Relawan Eks 212 Kawal Kiai Ma’ruf Amin Razman Arif Nasution, saat mendeklarasikan dukungan.

Eks 212 Kawal Kiai Ma’ruf Amin merupakan sekelompok massa pentolan Aksi 212. Dalam aksi itu, jutaan massa umat Islam menggelar aksi bela Islam untuk menuntut proses hukum pada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Alasannya, Basuki dianggap menista Al-Qur’an terkait ucapannya tentang Surat Al-Maidah ayat 51.

Salah satu dari tujuh orang perwakilan kiai yang hadir menyatakan dukungannya kepada Jokowi-Ma’ruf itu adalah Ustad Kholid Hidayat. Kholid merupakan bekas aktivis 212 yang juga menjabat bendahara umum tim pembela ulama dan aktivis (TPUA) yang dipimpin oleh pendiri FPI Eggy Sudjana. [tco]



Source link

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *